Review PKM-GT : SAJAK (Sistem Anti Penjiplakan) : Solusi Pencegahan Plagiarisme Karya Ilmiah

Share :

Alhamdulillah, sepertinya udah lama ga’ ngeblog ya.. he2 :). beberapa pekan ini emang lagi fokus ngurus kuliah dan usaha jadi ga sempet update blog. But i’ts ok.. pada kesempatan kali ini saya ingin sharing sedikit mengenai penelitian yang saya lakukan bareng sama rekan saya Ahmad Priyatama dan Saudara Gathot Fajar. Hmm, terimakasih saya sampaikan kepada rekan-rekan saya tersebut yang telah berdjoeang sekuat tenaga he2… untuk menyelesaikan penelitian ini. 😀

OK, berikut saya publish abstrak dari PKM-GT yang mengambil tema tentang Plagiarisme dan Solusi pencegahannya, selamat menyimak semoga bermanfaat.. amin 🙂

SAJAK (SISTEM ANTI PENJIPLAKAN) : SOLUSI PENCEGAHAN PLAGIARISME KARYA ILMIAH

RINGKASAN

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menyebabkan informasi tersedia begitu banyak dan lengkap. Selain itu, informasi-informasi tersebut dapat diakses secara mudah dan cepat. Demikian pula dengan mahasiswa yang sedang melakukan pembuatan karya tulis ilmiah, dengan memanfaatkan teknologi nformasi, mereka dapat mengerjakan karya tulis dengan mudah dan praktis. Kemudahan serta kepraktisan inilah yang terkadang mereka dapat dengan mudah melakukan kegiatan copy-paste. Dari situlah potensi plagiarisme (penjiplakan) karya ilmiah dapat terjadi.

Isu plagiat juga menjadi semakin penting, karena tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa, namun juga oleh pihak – pihak lain yang memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Sebagai contoh yang terjadi di lingkungan ITB (Institut Teknologi Bandung, 2010) yang melibatkan doktor lulusan STEI. Selain itu juga terjadi di lingkungan Universitas Parahyangan (Kompas, 2010), dimana seorang profesor melakukan tindakan plagiat empat tulisan.

Plagiarisme merupakan tindakan yang sangat merugikan, baik bagi pihak pelaku maupun pihak yang karyanya diplagiat. Dari sisi pelaku, perilaku plagiat ini dapat menyebabkan pelaku berpikir praktis dalam menghadapi masalah yang dialaminya dan mencegahnya berpikir kritis. Sedangkan pihak lain, yaitu pihak yang karyanya diplagiat, hak cipta atas karyanya telah dilanggar.

Untuk mendeteksi adanya praktek plagiarisme, dibutuhkan metode yang dapat membandingkan antara suatu dokumen dengan dokumen yang sudah ada sebelumnya. Beberapa metode hadir saat ini (Bagus, 2003), diantaranya : Deteksi Manual, Deteksi Menggunakan Search Engine dan Deteksi dengan membandingkan dokumen asli.

Salah satu cara yang paling efisien untuk mendeteksi plagiarisme adalah dengan menggunakan sebuah sistem. SAJAK (Sistem Anti Penjiplakan) merupakan sebuah sistem informasi yang dapat mengukur tingkat originalitas karya tulis seseorang dengan cara membandingkan dengan dokumen karya tulis lainnya. Dengan menggunakan sistem tersebut, deteksi dapat dilakukan dengan cepat dan mudah sehingga dapat mencegah dan meminimalisir praktek plagiarisme itu sendiri.

Kata kunci : Plagiarisme, Sistem Informasi, Karya Ilmiah

Berikut file pdf selengkapnya, semoga bermanfaat : SAJAK (Sistem Anti Penjiplakan) 😀

This entry was posted on Tuesday, March 8th, 2011 at 8:00 am and is filed under Campus, Research. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

CommentLuv badge