Sekolah Vokasi (SV) UGM berdiri, bagaimana nasib S1-Swadaya?

Share :

Setelah sekian lama yang terdengar hanya desas desus tentang adanya pemisahan seluruh program D3 di UGM menjadi satu, akhirnya isu inipun benar-benar terjadi. Setelah keluarnya Surat Keputusan dari Rektor UGM, yang ditetapkan pada tanggal 27 Oktober 2008 akhirnya pembentukan suatu institusi yang menampung seluruh mahasiswa Program D3 di berbagai fakultas di lingkungan UGM kini tinggal menunggu masa peralihan. Sesuai dengan SK yang telah ditetapkan tersebut, institusi yang didirikan itu bernama “Sekolah Vokasi” disingkat “SV” yang berkedudukan di bawah Universitas.
Mengutip dari pernyataan SK Rektor yang berbunyi :

[pullquote]“bahwa pengelolaan Program Diploma di lingkungan Universitas yang saat ini masih terintegrasi dengan program S-1, telah menyebabkan pengelolaannya cenderung tidak efektif, efisien dan profesional sebagai program pendidikan yang berorientasi kerja sehingga perlu dipisahkan pengelolaannya dengan Fakultas” [/pullquote]

Dapat kita lihat bahwa Sekolah Vokasi dilansir oleh UGM akan mempermudah proses pengelolan menjadi lebih efektif, efisien dan profesional. Sehingga dalam peralihannya, paling lambat tiga tahun setelah SK tersebut ditetapkan maka seluruh mahasiswa Program D3 yang saat ini berada di fakultas-fakultas dan mempunyai status sebagai mahasiswa program D3 di fakultas tertentu di lingkungan UGM akan berubah statusnya menjadi mahasiswa Sekolah Vokasi UGM. Dengan demikian ijazah yang akan diterima mahasiswa tidak lagi ditandatangani atas nama Dekan fakultas tertentu, melainkan oleh Direktur SV dan Rektor.

Selain itu Sekolah Vokasi UGM kedudukannya berada langsung di bawah Universitas. Sehingga dari SK yang saya baca, “Sekolah Vokasi”, menurut kedudukannya, dapat saya gambarkan sebagai berikut :

Karena berada langsung dibawah universitas, maka dalam pengelolaannya bertanggung jawab langsung kepada Rektor seperti halnya fakultas-fakultas yang ada di lingkungan UGM saat ini. SV ini dipimpin oleh seorang Direktur dan dibantu oleh sebanyak-banyaknya 4 (empat) orang Wakil Direktur, yang membidangi Bidang-bidang antara lain : Bidang Akademik dan Pengabdian kepada Masyakat, Bidang Administrasi Keuangan dan SDM, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, serta Bidang Kerjasama dan Pengembangan Usaha. Dan untuk pertama kalinya, Direktur SV dipilih oleh Tim Khusus Persiapan Pemilihan Pimpinan SV yang dibentuk berdasarkan Keputusan Rektor. Namun sampai saat tulisan ini saya tulis, keputusan tersebut belum dikeluarkan oleh Rektor.

Selanjutnya Sekolah Vokasi mempunyai beberapa Departemen yang berfungsi sebagai unit pelaksana akademik dan administrasi yang mengkoordinasikan penyelenggaraan program pendidikan Vokasi dan/atau profesi terkait berdasarkan pengelompokan sebagian atau satu bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni tertentu. Kemudian beberapa Program Studi akan berada di bawah Departemen-Departemen tersebut yang berfungsi sebagai unit akademik dasar pelaksana SV yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dan/atau profesi terkait dan penelitian terapan yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar peserta didik dapat menguasai pengetahuan, teknologi, dan/atau seni tertentu sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Di SK tersebut juga dinyatakan bahwa sehubungan dengan dibukanya Sekolah Vokasi maka Seluruh Fakultas di lingkungan UGM tidak diperkenankan untuk membuka Program D3. Sehingga dapat dipastikan mulai tahun 2009 ini Program D3 tidak akan lagi dibuka oleh Fakultas, melainkan oleh Sekolah Vokasi. Dan pada nantinya Sekolah Vokasi tidak hanya akan membuka D3, melainkan D1, D2 dan D4 akan dibuka, dan sebagai konsekuensinya S1-Swadaya yang masih diselenggarakan di beberapa Fakultas akan diatur kembali oleh keputusan rektor selanjutnya.

Lalu, apakah S1-Swadaya akan dihapus?, yang jelas sampai saat tulisan ini saya muat, Keputusan Rektor yang mengatur tentang pembukaan S1-Swadaya tersebut belum dikeluarkan. Banyak dari kawan-kawan D3 berharap-harap cemas apakah S1-Swadaya akan dihapus atau tidak. Hal ini seharusnya menjadi perhatian serius pihak Rektorat agar mahasiswa-mahasiswi D3 yang sekarang masih kuliah diberikan kesempatan untuk bisa melanjutkan ke jenjang S1, karena walau bagaimanapun juga, kebanyakan dari mahasiswa D3 yang mendaftarkan diri di Program D3 UGM dulunya sebelum mengetahui adanya Sekolah Vokasi ini sangat berharap memperoleh kesempatan untuk dapat melanjutkan ke jenjang S1 di universitas yang sama, di UGM. Namun apa jadinya ketika kesempatan ini dihapus secara sepihak oleh UGM? Saya yakin akan banyak mahasiswa D3 yang kecewa dengan Universitasnya sendiri. Walluhu A’lam bishowaf..

This entry was posted on Thursday, January 21st, 2010 at 12:57 pm and is filed under Campus. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

23 Responses to “Sekolah Vokasi (SV) UGM berdiri, bagaimana nasib S1-Swadaya?”

  1. Kang Bondan Says:

    semoga format sv makin jelas. aamiin

  2. admin Says:

    amin.. semoga..

  3. hanif IM Says:

    wah2, kebijakan kampus kalau tidak jelas, kasihan mahasiswanya, yah, adek kelas saya di UGm D3 2009 juga gitu, katanya sih mau jadi vokasi, tapi gak tau tuh saya tanya gak ngerti juga. hehe.

  4. admin Says:

    memang sekarang sudah jadi Vokasi mas, tapi masih dibawah UGM.

  5. arie Says:

    ya mudah-mudahan di sekolah vokasi ada buka program D4 nya..supaya yg dari jalur D3 bisa melanjutkan studinya lagi.

  6. admin Says:

    @arie : Amin.. semoga saja mas.. 🙂

  7. vanny Says:

    bagaimana akhirnya tentang pembicaraa antara orang tua mahasisa sv yg menyatakan dimungkinkannya untuk melanjut ke s1 bila lulus cum laude.
    bukankah kami juga punya hak yang sama?

  8. admin Says:

    iya, semoga saja kemungkinan tersebut seger terwujud sehingga mahasiswa sv juga memiliki kesempatan yang sama 🙂

  9. ardhy Says:

    @all tenang aja,,saya yakin kualitas lulsan d3 ugm ataupun sekolah vokasi ini cukup mumpuni,bny teman2 seangkatan saya pun bisa bekerja di perusahaan multinasional..bila memang belum bisa lanjut s1, bekerja dl why not??

  10. aal Says:

    wahhh,,, ugm harus ada s1 swadaya donkk,, bwd kita” yang berada d SV,, paling tidak d4 lah,,,

  11. admin Says:

    @aal : setahu sy S1 swadaya di UGM sudah ditutup mas, untuk d4-nya saya kurang begitu tahu kabarnya..

  12. Gye Says:

    kapan nih D4-nya……

  13. admin Says:

    @mas Gye : Maaf mas, saya belum tahu informasi tersebut. coba njenengan cek langsung ke UGM 🙂

  14. ical Says:

    Kalo ITB punya yang namanya Politeknik ITB (POLBAN)
    Kalo UI punya yang namanya Politeknik UI (PNJ)
    Kalo UNIBRAW punya yang namanya Politeknik UNIBRAW(Poltek Negeri Malang )
    Kalo UGM punya yg namanya SEKOLAH VOKASI…

    Good Job,,moga bisa memberikan yg terbaik bwt bangsa ini
    Insya Allah saya yakin tahun depan SEKOLAH VOKASI UGM bakal membuka program Diploma 4,,kabar ini saya peroleh langsung dari salah satu Dosen SEKOLAH VOKASI UGM… Moga2 bsa terwujud thn depan,,amien….

  15. admin Says:

    @mas ical : amin, mudah2an mas.. 🙂

  16. Syem Says:

    Kalo ITB punya yang namanya Politeknik ITB (POLBAN)
    Kalo UI punya yang namanya Politeknik UI (PNJ)
    Kalo UNIBRAW punya yang namanya Politeknik UNIBRAW(Poltek Negeri Malang )
    Kalo UGM punya yg namanya SEKOLAH VOKASI…
    kalo IPB punya yg namanya DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA IPB.,,,

    semoga yg namanya diploma ato vokasi tidak dipandang sebelah mata..

  17. angger Says:

    semoga apapun yang terbaik untuk SV akan terjadi dan mutualisme

  18. tisa Says:

    sekolah vokasi smakin parah baik dari segi fasilitasnya…anak d3 bayar kuliah kalo di hitung lbh mahal dari pada anak s1 tp sering terjadi diskriminasi fasilitas yg di berikan tidak selengkap dengan anak s1……dan terdengar kbar bahwa nantinya lulus tidak akn mendapat gelar Amd ha buat apa kita kuliah?????/ada pula yg cumloude d3 kesehatan hwan tetapi tidak bisa transfer s1…janji rektor mana yg harus dipertanggung jawabkan???antara fasilitas,gelar pun kita d3 tidak diakui????apalagi d dunia kerja nanti…

  19. pemilihan, gubernur Says:

    pemilihan, gubernur…

    […]Sekolah Vokasi (SV) UGM berdiri, bagaimana nasib S1-Swadaya? | KabulKurniawan.Com[…]…

  20. tips & trick Says:

    tips & trick…

    […]Sekolah Vokasi (SV) UGM berdiri, bagaimana nasib S1-Swadaya? | KabulKurniawan.Com[…]…

  21. unpas,universitas Says:

    unpas,universitas…

    […]Sekolah Vokasi (SV) UGM berdiri, bagaimana nasib S1-Swadaya? | KabulKurniawan.Com[…]…

  22. Joel Says:

    bagaimana ini UGM??
    gag ada kejelasan kulihat….
    parah sekali ambil keputusan nya..
    saya mahasiswa D3 UGM kecewa seberat-beratnya.

    terdengar isu saat ini, bahwa mahasiswa sekolah vokasi tidak bisa melanjut ke Universitas manapun. berat hati saya menelaah itu, saya masuk udah susah payah malah di anggap tak berharga.
    gag ada pertanggungjawaban UGM nge bentuk SV …
    hapus SV lah,, Bentuk formalnya saja Pake Diploma..
    dan kami lulus bukan dapat gelar Amd katanya..
    mana janjimu kawan ?
    hak saya mana?
    percuma kuliah di SV UGM…

    Mohon balas Buk/Pak ??
    klo UGM lepas tangan

  23. perpustakaan, library Says:

    My brother suggested I might like this web site. He was once totally right. This submit actually made my day. You can not consider simply how a lot time I had spent for this information! Thank you!

Leave a Reply

CommentLuv badge